November 6th, 2009
Pagi tadi dengan rasa malas mengayuh sepeda tingkat akut, gw memutuskan untuk naik bus ke kampus. Yah emang sih badan dah tebel dililit lemak, tapi yah bo namanya dingin mah dingin ajah…..
Nah yg bikin bus hari ini beda dari bus yang pernah gw naiki selama di Eropa ini adalah supirnya asik buanget. Masih muda, enerjik dan yang paling bikin seru tuh orangnya ngocol banget.
Tiap ada penumpang yang turun, tidak lupa melalui microphonenya dia menyanyikan alunan nada pendek disertai ucapan selamat jalan dan harap berhati-hati…..belum lagi selama perjalanan kepalanya meliuk-liuk kayak di adegan Jackie Chan dan Chris Rock di film Rush Hour. Alhasil seluruh penumpang bus pun tertawa sampai tujuan mereka masing-masing.
Hai supir bus, semoga engkau terus diberkahi kebahagiaan karena hari ini banyak kebahagiaan telah kau tebarkan kepada para penumpangmu!
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
October 29th, 2009
Beberapa waktu yang lalu salah teman bertanya:
Bagaimana sih caranya mencari staff marketing yang baik? Selama ini semua saya kerjakan bersamaan juga sebagai programmer.
Pertanyaan seperti itu pastinya sering dipertanyakan oleh perusahaan2 start-up yang ingin melebarkan sayapnya atau masuk ke sebuah pasar yang menjadi target dari penjualan produk/jasanya. Untuk tipe perusahaan start-up seperti itu, boleh dibilang saya termasuk orang yang percaya bahwa marketer terhebat adalah pendirinya atau siapa saja yang idenya menjadi tulang punggung utama nafas perusahaan tersebut. Kenapa?
Buat saya marketer yang baik itu harus punya PASSION yang kuat akan produk/jasa yang hendak ditawarkan. Dengan segala keterbatasan ‘dana’ untuk mepekerjakan karyawan baru, passion itu biasanya kita bisa lihat dari sang empunya ide atau pendiri perusahaan tersebut. Lalu apa solusinya? Pertama, menurut saya harus ada orang yang fokus untuk marketing dari tim yang sekarang ada. Mungkin awalnya tidak 100% meninggalkan fungsi lainnya, tapi at least mulai buat prioritas fungsi dalam perusahaan.
Kedua, dan ini biasanya masalah besar dari para pekerja TI di Indonesia, mulailah belajar cara marketing terutama public speaking (sales pitch) yang baik. Public speaker yg baik menurut saya adalah sesuatu yang bisa dilatih dan diasah. Ketiga, mulailah melihat marketing tidak hanya sebagai channel utk memperkenalkan produk/jasa melainkan juga menggali potensi yang ada di lingkungan, termasuk masukan ataupun peluang bisnis baru bagi perusahaan (at least untuk tahap awal saya asumsikan marketing juga merangkap business development). Marketing itu juga pekerjaan berat loh……
Posted in Uncategorized | 7 Comments »
October 24th, 2009
Beberapa hari yang lalu salah seorang teman bertanya apa pendapat gw terkait penunjukkan Menkominfo yang baru. Secara garis besar sih gw gak bisa berpendapat banyak, secara gw sendiri tidak terlalu paham track-record beliau di bidang teknologi dan informasi.
Tetapi yang menarik gw perhatikan adalah tandem antara Menristek dan Menkominfo baru. Sama-sama berasal dari partai yang sama, dan Menristek ini pun dikenal sebagai pendiri yayasan Nurul Fikri. Yup, mungkin ini bisa jadi kabar baik bagi komunitas dan penggiat open source di Indonesia. Terlebih bahwa 2 kementrian tersebut terkenal cukup vokal dalam mempromosikan penggunaan open source di tanah air.
Persaingan open source dan proprietary vendors nampaknya akan makin seru nih di Indonesia. Tapi yang sangat gw nantikan terjadi adalah bagaimana satu sama lain bisa berjalan beriringan dan membawa dampak positif bagi negara dan masyarakat. Dulu terakhir sebelum gw meninggalkan Indonesia, selalu saja ada wacana bahwa ada ketidakadilan antara open source dan proprietary, so harusnya sekarang isu ini sedikit demi sedikit akan hilang dan keduanya akan bersaing di level yg kurang lebih sama dong?
Kita nantikan apa yang akan ditelurkan dari GCOS 2009, senin-selasa depan
Tags: indonesia, open source
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 2nd, 2009
Emang cuma yang di Indonesia saja yang bisa cinta batik? Penghuni kampung ornaje Enschede juga gak mau kalah bergaya dong:
Tags: batik, enschede, indonesia
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
October 1st, 2009
Siang tadi gw ngobrol dengan salah seorang teman berkebangsaan Jerman. Kebetulan gw bertanya ID Messenger atau Facebook yang dia punya. Selama ini gw cuma tau nomor teleponnya saja.
I don’t have any of those kinds. Email is enough for me!
Shock gw denger dia bilang seperti itu. Secara umur masih jauh lebih muda dia ketimbang gw, so harusnya gitu yaks sebagai anak muda masa kini…..yang paling edan lagi adalah dia ambil major komunikasi….doeng, ada yang salah nih kayaknya…..
Ternyata ada toh anak muda Eropa di masa sekarang tidak menggunakan segala macam layanan-layanan aneh di Internet padahal infrastrukturnya sangat jauh memadai….hmmmm….apakah artinya ini?
Posted in Uncategorized | 3 Comments »