Beberapa waktu yang lalu salah teman bertanya:
Bagaimana sih caranya mencari staff marketing yang baik? Selama ini semua saya kerjakan bersamaan juga sebagai programmer.
Pertanyaan seperti itu pastinya sering dipertanyakan oleh perusahaan2 start-up yang ingin melebarkan sayapnya atau masuk ke sebuah pasar yang menjadi target dari penjualan produk/jasanya. Untuk tipe perusahaan start-up seperti itu, boleh dibilang saya termasuk orang yang percaya bahwa marketer terhebat adalah pendirinya atau siapa saja yang idenya menjadi tulang punggung utama nafas perusahaan tersebut. Kenapa?
Buat saya marketer yang baik itu harus punya PASSION yang kuat akan produk/jasa yang hendak ditawarkan. Dengan segala keterbatasan ‘dana’ untuk mepekerjakan karyawan baru, passion itu biasanya kita bisa lihat dari sang empunya ide atau pendiri perusahaan tersebut. Lalu apa solusinya? Pertama, menurut saya harus ada orang yang fokus untuk marketing dari tim yang sekarang ada. Mungkin awalnya tidak 100% meninggalkan fungsi lainnya, tapi at least mulai buat prioritas fungsi dalam perusahaan.
Kedua, dan ini biasanya masalah besar dari para pekerja TI di Indonesia, mulailah belajar cara marketing terutama public speaking (sales pitch) yang baik. Public speaker yg baik menurut saya adalah sesuatu yang bisa dilatih dan diasah. Ketiga, mulailah melihat marketing tidak hanya sebagai channel utk memperkenalkan produk/jasa melainkan juga menggali potensi yang ada di lingkungan, termasuk masukan ataupun peluang bisnis baru bagi perusahaan (at least untuk tahap awal saya asumsikan marketing juga merangkap business development). Marketing itu juga pekerjaan berat loh……